Orang Indonesia Itu Pemberani

Sama badai? Nggak takut.
Sama teror? Nggak takut.
Sama tagihan? Nah, itu baru takut.

Hehehe...

Ada tambahan? Ada...

"Kami hanya takut sama Satpol PP," kata pedagang-pedagang asongan.

"Kami hanya takut hidup menjomblo," kata mbak-mbak single.

"Kami hanya takut sama Allah," kata orang-orang beriman.

Sekali lagi, harus diakui orang Indonesia itu berani-berani. Bukankah nenek moyang kita sudah berlayar sampai ke Madagaskar, sebelum film animasi Madagaskar dipikirkan oleh Hollywood?

Berani, ini modal dasar untuk menjadi seorang entrepreneur. IQ boleh rendah. Saldo boleh sekedarnya. Relasi boleh seadanya. Tapi, kalau kita berani dan mau belajar, insya Allah sebuah bisnis bisa dimulai.

Catat ya. Untuk memulai, perlu berani. Untuk membesarkan, perlu ilmu. Kurang-lebih begitu.

Demikian pula dalam penjualan. Perlu keberanian. Tak semua orang pede dengan apa-apa yang ia tawarkan. Lha, dia saja ragu-ragu. Gimana mungkin orang lain bisa yakin?

"Jika ingin menaklukkan rasa takut, janganlah berdiam diri di rumah dan menghabiskan waktu untuk berpikir. Keluarlah dan sibukkan diri Anda," ungkap Dale Carnegie. Intinya, perbanyak action.

Saran saya, "Biasakan diri kita dengan risiko. Jangan tabu. Jangan ragu." Kalau kita anti-risiko, lha, hal besar apa yang mungkin kita capai? Nggak ada.

Coba perhatikan orang-orang besar. Entah di bidang bisnis, penjualan, olahraga, atau politik. Pastilah mereka berani mengambil langkah besar dan risiko besar.

Saya harap Anda setuju. Beranilah. Semoga berkah berlimpah.

From; Group Telegram Ippho Santoso

Postingan populer dari blog ini

Jadwal Kapal Roro dari Tanjung Balai Karimun Tujuan ke Beberapa Daerah

Jadwal Kapal Roro dan harga tiket dari Dabo Singkep Tujuan ke Batam